Laporan Keuangan Organisasi Olah Raga

Fungsi sempit dari laporan keuangan adalah alat pertanggungjawaban. Fungsi ini saat penting bagi organisasi non profit yang menerima hibah atau bantuan dari donator ataupun induk organisasi. Contoh organisasi tersebut adalah Pengurus daerah Organisasi Olahraga. Dalam penyusunan laporan keuangan organisasi olah raga perlu diperhatikan beberapa ha berikut:

  • Aset
  • Kewajiban
  • Sumber Penerimaan
  • Pos-pos pengeluaran
  • Sumbangan dan dana hibah

Dari daftar diatas maka disusun laporan keuangan sebagai berikut:

  1. Laporan aktivitas
    • Laporan aktivitas mencantumkan pendapatan dan beban organisasi. laporan ini sama hanya dengan laporan laba rugi pada organisasi profit (perusahaan). Pendapatan merupakan penambahaan mafaat ekonomis yang diterima organisasi baik dari pihak berafiliasi maupun pihak lainnya. sedangkan beban merupakan pengorbanan manfaat ekonomis yang harusw dilakukan oeh organisasi. Contoh pendapatan antara lain Penerimaan sponsorship; Sumbangan kegaiatan; Pendapatan dari penyewaan aset; Iuran keanggotaan dan lainnya. sedangkan contoh beban seperti beban gaji, listrik, penyusutan aset dan lainnya.
  2. Laporan Posisi keuangan (Neraca)
    • Posisi keuangan memuat informasi:
      • Aset lancar
      • Aset Tetap
      • Kewajiban/Hutang
      • Aset bersih
  3. Laporan arus kas
    • Laporan arus kas merupakan laporan yang menggambarkan kas masuk dan kas keluar. Secara akuntansi, laporan ini dapat disusun dengan dua metode yaitu metode langsung dan metode tidak langsung. Namun secara sederhana orgnisasi dapat menggunakan metode langsung. Namun kedua metode ini sama-sama membagi penerimaan dan pengeluaran kas dalam tiga aktivitas, yaitu;
      • Aktivitas operasional
        • Merupakan kas masuk dan kas keluar adari kegiatan utama organisasi contohnya: penerimaan sponsor, penerimaan dari sumbangan, penerimaan dari iurang anggota, pengeuaran untuk membayar hutang, pengeluaran untuk membayar gaji dan liannya
      • Aktivitas investasi
        • Investasi ini berhubungan dnegan aset jangka panjang baik investasi dalam bentuk aset moniter maupun investasi dalam bentuk aset tetap. Contoh penerimaan kas investasi seperti penjualan aset, penjualan instrumen investasi sedangkan untuk pengeluaran kas berhubungan dengan pembeliaan aset dan instrumen investasi.
      • Aktivitas pembiayaan
        • Aktivitas pembiayaan merupakan penerimaan dan pengeluaran kas untuk memperoleh pembiayaan seperti penerimaan hutang jangka panjang, penerimaan dana hibah, pengeluaran untuk pembayaran hutang jangka panjang
  4. Catatan atas laporan keuangan
    • Laporan keuangan berisifta ringkas dan disajkan dalam satuan mata uanga, sehingga diperlukan penjelasan yang lebih rinci seperti;
      • Kebijakan akuntansi, berhubungan dengan metode-metode yang digunakan dalam perhitungan akuntansi
      • Uraian tentang saldo kas
      • Uraian tentang pihak-pihak yang memiliki saldo hutang dan piutang
      • dan uraian atas saldo pos-pos yang lainnya